Senin, 28 Oktober 2019

Sugondo Djojopuspito

Tulisan spesial hari sumpah pemuda.

Sugondo Djojopuspito

Tahu tidak dengan tokoh satu ini?
Lahir di Tuban Jawa Timur pada tanggal 22 Februari 1904. Dan wafat di Yogyakarta pada tanggal 23 April 1978. Beliau adalah salah satu tokoh pecetus sumpah pemuda juga pemimpin berjalannya kongres sumpah pemuda di Jakarta tepatnya pada tanggal 28 Oktober 1928. Dari hasil kongres pimpinannya menghasil sebuah ikrar teks sumpah pemuda yang kita kenal hingga kini.

Berikut adalah teks sumpah pemuda:

Kami Putra dan Putri Indonesia, 
mengaku bertumpah darah yang satu, 
tanah air Indonesia.

Kami Putra dan Putri Indonesia, 
mengaku berbangsa yang satu, 
bangsa Indonesia.

Kami Putra dan Putri Indonesia, 
menjunjung bahasa persatuan, 
bahasa Indonesia.

Teks sumpah pemuda ini pertama kali dibacakan oleh Sugondo Djojopuspito selaku pimpinan sidang dalam kongres sumpah pemuda.

Sugondo Djojopuspito termasuk satu dari 13 orang pelopor terciptanya sumpah pemuda. Ke tiga belas orang tersebut diantaranya: Sugondo Djojopuspito, Muhammad Yamin, Soenario, Leimena, Djoko Marsaid, Amir Syarifuddin Harahap, WR Supratman, Mangoensarkoro, Kartosoewirjo, Kasman Singodimedjo, Mohammad Roem, K. Gani, Sie Kong Liong

Kalau kita browsing di internet tentang siapa pecetus sumpah pemuda maka yang akan keluar teratas adalah nama Muhammad Yamin. Maklum saja, Muhammad Yamin merupakan tokoh yang paling tenar saat kongres sumpah pemuda, hal ini tak luput karena kemampuannya dalam hal sastra, sejarah, politik, Ilmu hukum, dll. Namun saat akan diadakan kongres sumpah pemuda Muhammad Yamin tidak memimpin kongres hal ini dikarenakan pemimpin kongres harus dari pihak yang netral. Terpilihlah Sugondo Djojopuspito sebagai pemimpin kongres. Dan Muhammad Yamin menjadi sekertaris kongres karena kemapuannya dalam segi bahasa. Muhammad Yamin juga di kenal sebagai pencipta imaji keIndonesiaan, juga memberi pengaruh pada sejarah persatuan Indonesia.

Lantas Bagaimana dengan Sugondo Djojopuspito? Tokoh yang berasal dari organisasi PPI (Persatuan Pemuda Indonesia) dan tidak masuk dalam Jong Java. Hal ini membuat Sugondo bisa memimpin Kongres. Karena Muhammad Yamin di anggap kurang netr sebab masuk dalam lingkup Jong sumatra (kesukuan).

Tidak banyak yang tahu dengan tokoh satu ini. Termasuk di daerah beliau berasal yaitu di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Siapa sangka bahwa tokoh fenomenal dalam pemersatu pemuda di tanah air itu berasal dari Kabupaten Tuban. Hal ini jarang di sadari oleh pemuda di Kabupaten Tuban termasuk saya sendiri selaku penulis yang asli dari Kabupaten Tuban tetapi baru mengetahui hal ini dari sebuah mural yang terletak di area Tuban kota, tepatnya di perempatan gedung tri darma, Tuban. Keterbatasab hal ini yang membuat saya minim pengetahuan tentang Sugondo Djojopuspito. Mungkin cukup ini yang dapat saya sajikan dalam tulisan spesial hari sumpah pemuda.

Mural art Sugondo Djojopuspito yang terletak di Kabupaten Tuban, Jawa Timur


----
Tuban, 28 Oktober 2019
Yogi Riyansyah

3 komentar: