Memandangmu 3 (Lintas Waktu)
---
Udara riuh memecah hening
Lamunku pecah.
Ada yang manis disesap mata
Kemarin aku menemukan sesuatu
Saat sepi berlama menghuni hati
Senyummu pemantik dari sekian sepi.
---
Kelip mataku baru saja terbuka
Bibirku langsung mengucap harap
Ada rindu yang muncul tak tau diri
Pagi yang buta menyapa.
dimana senyummu?
Aku ingin bertemu kembali.
---
Langkah kaki melangkah seperti biasa
Diantara rimbun kerumunan
Ada kesepian hati yang perlahan hilang
Raja siang menyengat dengan semangat
Perjuanganku belum di ujung
Tiada lelah yang singgah.
---
Sekian menelisik jejak kemarin
Sejenak beristirah sembari meneguk sesuatu
Ada yang lebih manis dari susu
Di waktu senja fana, mentari merah
Hatiku turut memerah. Senyummu tiba
Beriring laksamana senja akanan sirna
Senyummu tak kalah indahnya.
---
Mataku masih kuat teringat kau
Legah sudah rasanya
Kini tiba pergi melintasi waktu
Malam yang tenang.
Diantara bunga bertabur
Senyummu belum juga kabur.
***
Kau hadir di indah mimipiku
Hanya di mimpi aku berharap lebih
Aku mengharap suatu tak pasti
Senyummu tetaplah indah
Biarkan takdir yang mengurus sisanya.
---
Tuban, 14 Oktober 2019
Yogi Riyansyah
sangar bos puisineπ
BalasHapusIseh sangaran sampian mbake.
HapusCalon novelis fonomel di masa depan πππ