Rabu, 23 Oktober 2019

Bertemu Senyummu

Bertemu senyummu

Pagi yang cerah aku siapkan langkah beserta harapan. Lengkap dengan semangat yang akan menyusuri jalan jauh berliku. Demi bertemu dengan senyummu.

Dari pagi yang cerah hingga senja tiba. Aku masih duduk manis di kursi itu. Kursi ruang tunggu juga kursi ruang rindu yang berjalan perlahan menuju haribaanmu.

Hingga sejauh itu semangatku belum juga patah. Semangat masih membara tak urung reda tak kenal padam. Senyummu sebentar lagi juga tiba. Aku yakin itu.

Di hari yang baru saja gelap, lengkap dengan sebuah gemerlap di kota itu. Aku tiba. Senyummu ternyata sudah menanti. Alhasil aku putuskan berhenti dari perjalanan.

Senyummu telah merekah lebih dulu di tempat itu. Tak lupa aku siapkan tangan untuk membungkus senyummu, dan aku nikmati selama aku berkunjung demi misi menangkap senyummu.

Misiku kini berhasil. Aku berhasil singgah di haribaanmu. Menetap di sembir bibirmu. Dan katamu. Kedatanganku adalah bagian dari separuh senyummu untuk merekah. Tak ada kata lain selain bahagia. Selepas rindu menemu titik terang.

Tak lupa juga selepas misiku berhasil aku siapkan sebuah visi di jangka panjang. Bagaimana bisa aku menetap selamanya di senyummu tak hanya sementara. Agar abadi. Agar nyata tak hanya sebagian besarnya. terlalui di maya.

- - - - -
Tuban, 23 Oktober 2019
Y R S

3 komentar:

  1. Dalem banget loh puisine..
    Ahhhh.. seneng deh..
    Terimakasih sudah datang ke kota ku.. mengurangi rasa rindu yang telah lama berlabuh

    BalasHapus
  2. mission completed. Nice writing ๐Ÿ‘Œ

    BalasHapus
  3. Nice๐Ÿ‘Œ, kmarin ke mana? Dicariin teman2 lho

    BalasHapus